Oleh Andrian , Diposting pada 08 November 2024 10:15

Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS

Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS

Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS

Apa itu Kanker Payudara?

Kanker payudara adalah penyakit akibat pertumbuhan sel abnormal pada jaringan payudara yang tidak terkendali. Penyakit ini menjadi salah satu jenis kanker paling banyak dialami perempuan di dunia maupun di Indonesia.

Berdasarkan data Globocan WHO, kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi pada perempuan, termasuk di Indonesia.

Sayangnya, banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut, sehingga pengobatan menjadi lebih sulit.

Pentingnya Deteksi Dini

Deteksi dini merupakan kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara.

Menurut Kementerian Kesehatan RI:

  • Sebagian besar pasien datang saat stadium lanjut
  • Deteksi dini dapat menemukan kanker lebih awal
  • Peluang kesembuhan bisa meningkat hingga 80–90% 

Karena itu, masyarakat dianjurkan melakukan deteksi dini secara rutin melalui:

  • SADARI (Periksa Payudara Sendiri)
  • SADANIS (Periksa Payudara Klinis)

1. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)

SADARI adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri tanpa alat khusus.

Tujuan

Untuk mendeteksi sejak dini adanya:

  • Benjolan
  • Perubahan bentuk payudara
  • Perubahan kulit atau puting

Waktu yang Dianjurkan

  • Dilakukan setiap bulan
  • Hari ke 7–10 setelah menstruasi 

Cara Sederhana SADARI

  1. Berdiri di depan cermin, perhatikan bentuk payudara
  2. Angkat kedua tangan, lihat perubahan
  3. Raba payudara dengan gerakan melingkar
  4. Periksa area ketiak
  5. Tekan puting, cek apakah ada cairan abnormal

SADARI sangat mudah dilakukan dan menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh sendiri.

2. SADANIS (Periksa Payudara Klinis)

SADANIS adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti dokter atau bidan.

Tujuan

  • Mendapatkan pemeriksaan lebih akurat
  • Mendeteksi kelainan yang mungkin tidak terasa saat SADARI

Frekuensi

  • Dilakukan 1–3 tahun sekali atau sesuai anjuran tenaga medis 

Keunggulan SADANIS

  • Pemeriksaan lebih objektif
  • Dilakukan oleh tenaga profesional
  • Bisa mendeteksi kelainan lebih dini

Jika ditemukan kelainan saat SADARI, segera lanjutkan dengan SADANIS di fasilitas kesehatan.

Tanda dan Gejala yang Perlu Diwaspadai

Segera periksakan diri jika menemukan:

  • Benjolan pada payudara atau ketiak
  • Perubahan bentuk atau ukuran payudara
  • Kulit payudara seperti jeruk (berkerut)
  • Puting masuk ke dalam atau keluar cairan

Kesimpulan

Deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup.

Lakukan secara rutin:

  • SADARI setiap bulan
  • SADANIS secara berkala di fasilitas kesehatan

Jangan menunda pemeriksaan. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh.

Referensi

  1. Kementerian Kesehatan RI – Deteksi Dini Kanker Payudara 
  2. Kementerian Kesehatan RI – Pencegahan Kanker Payudara 
  3. WHO (Globocan 2020) – Data Kanker Payudara 
  4. Halodoc – SADANIS sebagai deteksi dini kanker payudara 
  5. Kompas Health (data Kemenkes) – Pentingnya SADARI & SADANIS