Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS
Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS
Apa itu Kanker Payudara?
Kanker payudara adalah penyakit akibat pertumbuhan sel abnormal pada jaringan payudara yang tidak terkendali. Penyakit ini menjadi salah satu jenis kanker paling banyak dialami perempuan di dunia maupun di Indonesia.
Berdasarkan data Globocan WHO, kanker payudara merupakan jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi pada perempuan, termasuk di Indonesia.
Sayangnya, banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut, sehingga pengobatan menjadi lebih sulit.
Pentingnya Deteksi Dini
Deteksi dini merupakan kunci utama dalam meningkatkan peluang kesembuhan kanker payudara.
Menurut Kementerian Kesehatan RI:
- Sebagian besar pasien datang saat stadium lanjut
- Deteksi dini dapat menemukan kanker lebih awal
- Peluang kesembuhan bisa meningkat hingga 80–90%
Karena itu, masyarakat dianjurkan melakukan deteksi dini secara rutin melalui:
- SADARI (Periksa Payudara Sendiri)
- SADANIS (Periksa Payudara Klinis)
1. SADARI (Periksa Payudara Sendiri)
SADARI adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan sendiri tanpa alat khusus.
Tujuan
Untuk mendeteksi sejak dini adanya:
- Benjolan
- Perubahan bentuk payudara
- Perubahan kulit atau puting
Waktu yang Dianjurkan
- Dilakukan setiap bulan
- Hari ke 7–10 setelah menstruasi
Cara Sederhana SADARI
- Berdiri di depan cermin, perhatikan bentuk payudara
- Angkat kedua tangan, lihat perubahan
- Raba payudara dengan gerakan melingkar
- Periksa area ketiak
- Tekan puting, cek apakah ada cairan abnormal
SADARI sangat mudah dilakukan dan menjadi langkah awal untuk mengenali kondisi tubuh sendiri.
2. SADANIS (Periksa Payudara Klinis)
SADANIS adalah pemeriksaan payudara yang dilakukan oleh tenaga kesehatan seperti dokter atau bidan.
Tujuan
- Mendapatkan pemeriksaan lebih akurat
- Mendeteksi kelainan yang mungkin tidak terasa saat SADARI
Frekuensi
- Dilakukan 1–3 tahun sekali atau sesuai anjuran tenaga medis
Keunggulan SADANIS
- Pemeriksaan lebih objektif
- Dilakukan oleh tenaga profesional
- Bisa mendeteksi kelainan lebih dini
Jika ditemukan kelainan saat SADARI, segera lanjutkan dengan SADANIS di fasilitas kesehatan.
Tanda dan Gejala yang Perlu Diwaspadai
Segera periksakan diri jika menemukan:
- Benjolan pada payudara atau ketiak
- Perubahan bentuk atau ukuran payudara
- Kulit payudara seperti jeruk (berkerut)
- Puting masuk ke dalam atau keluar cairan
Kesimpulan
Deteksi dini kanker payudara sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan dan kualitas hidup.
Lakukan secara rutin:
- SADARI setiap bulan
- SADANIS secara berkala di fasilitas kesehatan
Jangan menunda pemeriksaan. Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk sembuh.
Referensi
- Kementerian Kesehatan RI – Deteksi Dini Kanker Payudara
- Kementerian Kesehatan RI – Pencegahan Kanker Payudara
- WHO (Globocan 2020) – Data Kanker Payudara
- Halodoc – SADANIS sebagai deteksi dini kanker payudara
- Kompas Health (data Kemenkes) – Pentingnya SADARI & SADANIS